Tirta Afandi.
Fullstack Developer. Software Engineer dengan fokus backend dan minat kuat pada pengembangan produk. Berpengalaman merancang solusi SaaS yang skalabel serta sistem bertrafik tinggi menggunakan NestJS dan Laravel. Antusias mengubah kebutuhan bisnis yang kompleks menjadi kode yang bersih dan mudah dirawat.
Professional Journey
Experience & Org
Mengajar dan melatih peserta di bidang pengembangan web menggunakan HTML, CSS, JS, dan berbagai framework. Membimbing peserta membangun proyek web mereka.
-
Web Engineering: mengembangkan & memelihara infrastruktur web (Fullstack & Server) untuk performa, keamanan, dan skalabilitas tinggi. Editorial & Manajemen: memimpin arah editorial sebagai Redaktur Pelaksana serta mengelola alur publikasi internal sebagai Sekretaris Redaksi, menjaga kualitas terbitan dan menulis analisis strategis untuk pengambil kebijakan. SEO: mengeksekusi strategi technical & content SEO untuk meningkatkan domain authority dan visibilitas media di mesin pencari.
Membangun & memelihara website dengan stack Laravel. Menata dan mengelola konten sesuai standar SEO untuk meningkatkan user experience, menangani maintenance serta memperbaiki isu desain/fungsionalitas, dan berkolaborasi dengan tim redaksi untuk pembaruan artikel rutin. (Lamongan, Jawa Timur - On-site)
Mengembangkan API yang skalabel menggunakan Next.js serta memelihara sistem backend untuk mendukung aplikasi web energi terbarukan.
Menyusun kurikulum pelatihan, menyelenggarakan workshop, dan membimbing anggota di bidang keamanan sistem dan pengembangan web.
Memimpin 30 anggota untuk mewujudkan visi organisasi dan menyelenggarakan berbagai lomba.
Education
Honors & Awards
Terpilih sebagai Gemini Rising Star: Top 200 dari 800 Google Student Ambassadors (GSA) di program Google Student Ambassador.

Membangun backend yang aman untuk BeliaCode menggunakan Laravel dan MySQL. Menyempurnakan tata letak frontend demi pengalaman pengguna yang mulus.
Berkontribusi sebagai Backend Developer membangun prototipe aplikasi berbasis web. Berkolaborasi erat mengintegrasikan logika backend dengan tampilan frontend.
Speaking & Talks
Golang 101: Building High-Performance Backend
Webinar pengenalan bahasa Go: fundamental, concurrency, dan use-case backend.
From Theory to Create Own Machine Learning Model
Webinar dasar Machine Learning : Object Detction Menggunakan Teachable Machine
Featured Projects
View All
Wartamerdeka.net
Platform media berita digital yang dikembangkan melalui kolaborasi bersama wartawan senior. Saya berperan sebagai Lead Web Engineer & SEO Content Editor dengan tanggung jawab pada pengembangan fullstack, pengelolaan server, optimalisasi teknis, serta strategi konten SEO.
Lexsy
Platform asisten hukum digital yang dikembangkan untuk membantu masyarakat memahami dan menelusuri informasi hukum Indonesia secara lebih mudah. Dikembangkan melalui kolaborasi antara tim teknologi dan expert hukum, serta saat ini masih dalam tahap pengembangan aktif.
Donat (Do Not Accept Trash)
aplikasi Command Line Interface (CLI) ringan yang ditulis menggunakan Go. Alat ini memungkinkan kamu membuat email sementara secara instan langsung dari terminal. Cocok untuk menghindari spam, mendaftar di situs yang mencurigakan, atau melakukan testing aplikasi.
Auto Cors Diagnose
auto-cors-diagnose adalah CLI dan library Node.js yang membantu developer menganalisis masalah CORS (Cross-Origin Resource Sharing) secara otomatis.
Filter Kata
FilterKata adalah class TypeScript yang ringan dan dapat disesuaikan untuk mendeteksi serta menyensor kata-kata tidak pantas atau kasar dari input teks. Cocok untuk sistem chat, moderasi komentar, forum, dan lainnya.
Nest-Zero Template
Proyek starter open-source menggunakan NestJS, Prisma ORM, dan MySQL dengan autentikasi Local & OAuth.
Latest Writings
View All7 Alasan Bisnis Digital Membutuhkan Hipster, Hustler, dan Hacker
Banyak orang merasa bisnis digital bisa dimulai hanya dengan punya ide yang bagus dan seseorang yang bisa membuat aplikasinya.
Cara Menentukan Fitur MVP untuk Aplikasi dan Bisnis Digital
Belakangan ini istilah MVP semakin sering digunakan ketika seseorang ingin membangun bisnis digital. Hampir setiap ide aplikasi disebut akan dimulai dari MVP, seolah-olah selama fiturnya sedikit, tampilannya sederhana, dan aplikasinya sudah bisa dibuka, berarti produk tersebut sudah layak disebut MVP.
Jangan Asal Membangun Sistem Bisnis Pakai AI Hanya karena Kelihatannya Mudah
Ketika AI sudah bisa menghasilkan tampilan yang bagus, membuat halaman login, dashboard, database, sampai beberapa fitur yang terlihat berjalan, orang jadi mudah merasa bahwa membuat sistem itu ternyata tidak sesulit yang dibayangkan.
Tirta Afandi
© 2026 All Rights Reserved.