Chapter 5 of 9
Aplikasi modern dapat memakai SSG, SSR, streaming, ISR, CSR, atau kombinasi. Pilih berdasarkan kebutuhan data dan interaksi, bukan tren framework.
| Strategi | Cocok untuk | Risiko SEO utama |
|---|---|---|
| SSG | Konten stabil | Data basi bila invalidasi buruk |
| SSR | Konten dinamis publik | TTFB dan availability server |
| ISR | Katalog skala besar | Stale window dan invalidasi |
| CSR | Area privat/interaktif | Shell kosong dan render gagal |
| Hybrid | Mayoritas situs | Kompleksitas cache |
Konten utama, heading, link, canonical, title, description, dan structured data harus sesuai pada respons awal. Hydration boleh menambah interaksi, tetapi tidak mengganti makna halaman.
Setiap template menghasilkan title unik, description, canonical absolut, metadata sosial bila perlu, language declaration, dan robots directive sesuai status publikasi. Metadata harus berasal dari sumber data yang sama dengan body agar tidak drift. Draft dan staging harus noindex serta idealnya dilindungi autentikasi.
Navigasi memakai <a href>, bukan div dengan click handler. Form penting memiliki semantic HTML dan fallback yang masuk akal.
Bandingkan raw HTML server, DOM setelah JavaScript, serta screenshot dan network log tanpa cache. Uji dengan JavaScript dimatikan untuk memastikan konten dan navigasi inti tetap terbaca.